Rabu, 17 Juni 2015

METABOLISME


A.Pengertian metabolisme
Metabolisme (bahasa Yunani metabole=berubah) secara harfiah berartiperubahan
Metabolisme: reaksi enzimatis di dalam sel hidup yang diatur dengan sangat cermat dan merupakan aktivitas sel yang mutlak diperlukan serta melibatkan banyak sistem multienzim
Fungsi metabolisme
Mendapatkan tenaga kimia dari pemecahan nutrien dari sekitarnya / dari sinar matahari yang diserap
Mengubah molekul nutrien menjadi senyawa dasar / prekursor untuk pembentukan makromolekul
Menyusun senyawa dasar menjadi protein, asam nukleat, lipid, dan polisakarida. 
Metabolisme  
Katabolisme:
  Tahap pemecahan nutrien organik (karbohidrat, lipid dan protein) yang datang baik dari lingkungan maupun timbunan nutrien sel itu sendiri dipecah menjadi senyawa yang lebih kecil à untuk mendapatkan tenaga berupa ATP
Anabolisme:
  Tahap pembentukan/biosintesis, yaitu biosintesis komponen sel seperti asam nukleat, protein, polisakarida dan lipid dari prekursornya. Proses ini membutuhkan tenaga berupa ATP.
Reaksi-reaksi di dalam tubuh berlangsung secara optimal pada suhu 270C (suhu ruang), misalnya hewan poikiloterm (hewan berdarah dingin) dan hewan homoioterm (hewan berdarah panas)
Agar reaksi-reaksi berjalan lebih cepat diperlukan katalisator.
Katalisator adalah zat yang mempercepat reaksi tetapi zat itu tidak ikut bereaksi, contoh: enzim dan ribozim.
B. Enzim 
Enzim merupakan pengatur suatu reaksi 
Bahan tempat enzim bekerja disebut substrat. 
1.Struktur Enzim 
Enzim lengkap (holoenzim) tersusun atas 2 bagian, yaitu: 
a.Bagian protein (apoenzim): 
-tersusun atas asam-asam amino, 
-Bersifat labil, misalnya karena suhu dan keasaman. 
b.Gugus prostetik (gugusan yang aktif):  
Berasal dari molekul anorganik (kofaktor), misalnya Fe, Cu dan Zn, 
-Berasal dari senyawa organik kompleks (koenzim), misalnya NADH, FADH dan tiamin.
2. Ciri-ciri enzim 
a.Biokatalisator 
b.Protein 
c.Bekerja secara khusus 
d.Dapat digunakan berulang kali 
e.Rusak oleh panas 
f.Tidak ikut bereaksi 
g.Bekerja dapat balik 
h.Kerjanya dipengaruhi faktor lingkungan, misalnya suhu, pH, inhibitor dan aktivator.
3. Penamaan Enzim 
Enzim diberi nama sesuai dengan substratnya dan diberi akhiran –se, contohnya: 
-Enzim selulase yang menguraikan selulosa, 
-Enzim lipase yang menguraikan lipid atau lemak, dan 
-Enzim protease yang menguraikan protein.
4. Cara Kerja Enzim 
a.Teori gembok-anak kunci (lock and key) 
-Sisi aktif enzim mempunyai bentuk tertentu yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat saja. 
b.Teori Induced Fit 
Sisi aktif enzim bersifat fleksibel dalam menyesuaikan strukutur sesuai dengan struktur substrat. 
Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim
Suhu
pH
Aktivator dan inhibitor
Konsentrasi enzim
Konsentrasi substrat
 

 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar